Perhatian! Menginformasikan bahwa dalam proses Pengadaan, PT Pupuk Kaltim tidak pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun baik yang mengatasnamakan perusahaan, karyawan, manajemen ataupun direksi
 
 

Bisnis Utama


PKT
PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) merupakan anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero), dan saat ini memiliki kapasitas produksi Urea 3,43 juta ton per tahun, Amoniak sebanyak 2,74 juta ton per tahun dan NPK 350 ribu ton per tahun. Perusahaan ini resmi berdiri pada 7 Desember 1977 dan berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur.

Bisnis utama Perusahaan adalah memproduksi dan menjual Amoniak, Urea, Pupuk NPK dengan segmen pasar dalam maupun luar negeri. Untuk wilayah distribusi sektor subsidi dalam negeri, wilayah pemasaran Pupuk Kaltim meliputi 2/3 wilayah Indonesia yakni Kawasan Timur Indonesia hingga Papua dan sebagian besar Jawa Timur dan Kalimantan, kecuali Kalimantan Barat. Wilayah tersebut ditetapkan sesuai surat Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Nomor U-1308/A00000.UM/2012 tanggal 8 Oktober 2012 tentang Penugasan Wilayah Tanggung Jawab Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian. Sedangkan untuk pemasaran luar negeri, Pupuk Kaltim melakukan ekspor ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik, Amerika Serikat, Amerika Selatan dan lain sebagainya.

Tujuan Pembentukan

Mengoperasikan kegiatan usaha yang terintegrasi mulai dari industri, perdagangan dan distribusi dan jasa di bidang perpupukan, petrokimia, dan kimia lainnya. Selain itu juga memanfaatkan sumber daya Perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa yang bermutu tinggi, berdaya saing kuat dan siap mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

Kegiatan Usaha Utama
  • Industri

    Mengolah bahan-bahan mentah tertentu menjadi bahan-bahan pokok yang diperlukan guna pembuatan pupuk, petrokimia, agrokimia, agroindustri dan bahan kimia lainnya serta mengolah bahan pokok tersebut menjadi berbagai jenis pupuk dan hasil kimia lainnya beserta produk-produk turunannya.

  • Perdagangan

    Menyelenggarakan kegiatan distribusi dan perdagangan, baik dalam maupun luar negeri yang berhubungan dengan produk-produk tersebut di atas dan produk-produk lainnya yang berhubungan dengan perpupukan, petrokimia, agrokimia, agroindustri dan kimia lainya serta kegiatan impor barang, antara lain bahan baku, bahan penolong atau pembantu, peralatan produksi pupuk dan bahan kimia lainnya.

  • Jasa

    Melaksanakan studi penelitian, pendidikan, pengembangan, desain engineering, pengantongan (bagging station), konstruksi, pabrikasi, manajemen, pengoperasian pabrik, perbaikan atau reparasi, pemeliharaan, konsultasi (kecuali konsultasi bidang hukum) dan jasa teknis lainnya dalam sektor industry pupuk, petrokimia, agrokimia, agroindustri serta industri kimia lainnya serta jasa dalam bidang pertanian dan perkebunan.

Pengembangan Bisnis


Proyek Pembangunan Pabrik-5

Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional serta untuk menunjang sektor perkebunan dan industri dalam negeri, Pemerintah melalui Inpres RI Nomor 2 Tahun 2010 memutuskan untuk merevitalisasi industri pupuk nasional melalui replacement pabrik pupuk yang memiliki konsumsi gas di atas 34 MMBTU per ton Urea, digantikan dengan pabrik berteknologi baru yang lebih hemat energi dan konsumsi bahan bakunya. Revitalisasi tersebut diwujudkan melalui pembangunan Pabrik 5 yang mulai dibangun pada 14 September 2011, diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, pada 25 Oktober 2012. Pada 9 November 2015 Pabrik 5 diserah terimakan dari kontraktor ke Pupuk Kaltim setelah melewati Performance Test pada 19 Oktober 2015. Kapasitas produksi pabrik 5 yaitu 1,15 juta ton Urea per tahun dan 825 ribu ton Amoniak per tahun, diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia
Ir. H. Joko Widodo pada 19 November 2015.

kaltim 5
 

Boiler Batubara

boiler

Pembangunan Boiler Batubara yang telah dimulai sejak tahun 2011. Proyek ini bertujuan mengurangi konsumsi gas bumi Pabrik Kaltim-5 dan pabrik eksisting dengan memanfaatkan batubara sebagai sumber energi untuk boiler pembangkit steam. Kapasitas produksinya adalah 560 ton steam per jam. Boiler Batubara mulai beroperasi normal mulai tahun 2013. Kontraktor proyek adalah PT IKPT.

 

Penyiapan Lahan Kawasan Industri

Penyiapan lahan industri untuk pengembangan perusahaan, yaitu lahan di kawasan Tursina Timur yang akan digunakan untuk pabrik NPK Kluster. Progress saat ini memasuki tahap pematangan lahan dan penghijauan di area Green Belt.

 

Kajian dan Pengembangan Produk Lain

Pupuk Kaltim melakukan studi dan kajian untuk pengembangan sejumlah produk, antara lain :

  • Kajian produk turunan dari CPO/minyak kelapa sawit, yaitu beta carotene, vitamin E dan surfactant.
  • Kajian pembangunan pabrik Explosive Grade Ammonium Nitrate (EGAN)
  • Kajian pembangunan pabrik Phosporic Acid/Sulphuric Acid (PA/SA).
  • Kajian Gasifikasi Batubara sebagai salah satu langkah untuk melakukan diversfikasi bahan baku pabrik amoniak.





Layanan Pelanggan & Pengaduan