Jum'at, 28 Juli 2006 Pupuk Kaltim Sosialisasikan Penanggulangan Kecelakaan Industri

Tujuan Sosialisasi Penanggulangan Kecelakaan Industri hanya satu yaitu agar masyarakat semakin paham tentang dampak dari keberadaan perusahan dengan aktifitas industrinya dan apa yang harus dilakukan oleh masyarakat bila benar-benar terjadi kecelakaan industri. Program ini merupakan program Biro Humas yang dilakukan secara berkesinambungan dan patut diapresiasi.
 
Sebagi perusahaan petrokimia yang sarat dengan teknologi tinggi, tidak bisa dinafikan menghadapi resiko yang tinggi pula. Tanggal 16 Maret lalu bertempat di Auditorium Kantor Pusat, Biro Humas bekerjasama dengan Biro K3LH dan Yayasan Rumah Sakit melaksanakan Sosialisasi Penanggulangan Kecelakaan Industri bagi masyarakat. ”Antusiasme masyarakat cukup Penanggulangan Kecelakanaan Industri tinggi. Dari sekitar 200 undangan yang di kirim lebih dari 180 orang yang hadir” kata Eduarsyah, salah satu panitia penyelenggara. Sosialisasi kali ini untuk masyarakat sekitar pabrik. Hadir Lurah Loktuan beserta staf, Linmas, Anggota PKK, tokoh-tokoh masyarakat yang berada di wilayah kelurahan Loktuan. ”Kali ini dikhususkan untuk wilayah Loktuan” tambah Staf Bidang External itu. Sedangkan Kartolo, salah satu tokoh pemuda Loktuan, mengatakan bahwa acara ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Harapannya acara dapat diteruskan dan diagendakan secara berkala. Kemudian juga terimakasih diberi kesempatan untuk melihat dari dekat pabrik pupuk kebanggaan masyarakat Bontang itu.

Mengawali acara, Karo Humas menyampaikan bahwa program ini diagendakan setiap tahun sebagai tindak lanjut program sebelumnya. Tujuannya adalah memberikan informasi yang tepat terhadap kecelakaan industri khususnya bagi masya-rakat yang bermukim di sekitar perusahaan. Dengan demikian masyarakat akan mendapatkan pengetahuan dan wawasan bagaimana dan kemana harus melakukan evakuasi dan tidak panik apabila harus menghadapinya, yang tentu saja tidak diharapkan.

Disampaikan juga oleh Karo Humas bahwa ”Kita  juga telah melakukan latihan Tanggap Darurat, diimplementasikan langsung dilapangan seolah-olah terjadi kecelakaan industri” salah satu tujuannya adalah untuk melihat bagaia-mana kesiapan karyawan, dan petugas-petugas serta unit-unit kerja terkait. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan lancar,” tambah Tedy.

Dalam pengelolaan lingkungan PKT setiap tahun diaudit, terutama untuk mencegah terjadinya pencemaran. Ini dilakukan sekaligus sebagai prasyarat terhadap penilaian perusahaan untuk mendapatkan sertifikat ISO 14001- standar internasional di bidang pengelo-lalan lingkungan.

Masalah yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan menjadi perhatian serius PKT. ”Diperolehnya peringkat ”BIRU” dalam penilaian proper yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup, dapat dijadikan sebagai salah satu buktinya,” jelas Tedy.

Sebelum memasuki materi sosialisasi, kepada masyarakat diputarkan terlebih dahulu company video profile PKT untuk memberikan gambaran umum kepada masyarakat tentang apa dan bagaimana PKT sejak awal pembangunan sampai dengan saat ini. Adapun presentasi Sosialisasi Penanggulangan Kecalakan Industri ini disampaikan oleh Agus Sudaryo, dari Biro K3LH, Djuhartono Tjarma dan dr. Heppy dari Yayasan Rumah Sakit. (Hart)






Layanan Pelanggan & Pengaduan