Rabu, 24 April 2013 PKBL PKT Serahkan Bantuan Mesin Jahit

BONTANG – Lima baju kebaya dengan model kutu baru tuntas dikerjakan kelompok penjahit Mitra Bina Sejahtera selama 10 hari. Desainernya adalah Astuti, Nurul, Siam, Mutiana, dan Marla Ginting. Itu terjadi ketika para ibu rumah tangga (IRT) dari Kelurahan Guntung ini mengikuti Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar Lanjutan Angkatan ke-2 yang digagas PT Pupuk Kaltim mulai Selasa (9/4) hingga Jumat (19/4). Sekitar 20 peserta ikut ambil bagian dalam pelatihan ini.

Manager Depertemen Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pupuk Kaltim Fatimah Ulfah mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan program keenam yang dilaksanakan tahun ini. Menurutnya karya yang dihasilkan kelompok penjahit Guntung ini cukup baik. Maka pada hari Minggu (28/4) karya mereka nantinya akan dilombakan dan diadu dengan kelompok penjahit lain di bawah binaan Departemen PKBL PT Pupuk Kaltim.

“Kegiatan ini merupakan program pelatihan yang keenam, “tetapi angkatannya yang keempat, karena pelatihan dasarnya sudah dilaksanakan di tahun 2012,” katanya saat ditemui disela acara penutupan Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar Lanjutan Angkatan ke-2 di gedung Diklat PT Pupuk Kaltim.

Ulfah berpesan agar para peserta memperhatikan tanggung jawab seorang penjahit kepada pelanggannya. Sebab, kedisiplinan waktu dalam mengerjakan sebuah pakaian yang diberikan pelanggan merupakan kunci utama kesuksesan di bidang ini. “jadi jangan sampai pelanggan kecewa gara-gara pakaian yang dijahit terlambat diselesaikan,” ujarnya.

Selain itu, jelasnya, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk Coorporate Action perusahaan. Nantinya, para peserta yang sudah dilatih itu diarahkan menjadi wirausaha yang berkompeten dalam bidang menjahit.

Sementara itu, Baslan, Lurah Guntung menyatakan ucapan terima kasihnya kepada Departemen PKBL PT Pupuk Kaltim yang telah menggelar kegiatan pelatihan ini. Menurutnya, program seperti ini mampu memberdayakan warga sekitar perusahaan agar bisa mandiri dengan skill yang mereka miliki. Baslan juga berpesan agar para peserta untuk menjalani profesi ini sepenuh hati tanpa mengecewakan pelanggan. “Hasil karya yang baik akan dicari oleh banyak orang,” tandasnya.

Selain itu, di acara penutupan kemarin, Departemen PKBL PT Pupuk Kaltim juga memberikan bantuan mesin jahit kepada seluruh peserta. Bantuan tersebut diharapkan mampu sebagai modal awal warga Guntung untuk membuka usaha dibidang menjahit.

Eko Widji Rahayu, Ketua Mitra Bina Sejahtera menjelaskan tak ada kendala selama menjadi instuktur menjahit di pelatihan itu. Disebutkannya, program Departemen PKBL PT Pupuk Kaltim ini cukup bagus dan memberikan harapan baru bagi warga. “Walaupun ilmu menjahit yang diberikan ini hanya sebagian kecil saja karena program ini masih tingkat dasar lanjutan, tapi efeknya sudah pasti bisa dirasakan langsung oleh para peserta,” paparnya.

Di sisi lain, latihan menjahit bagi warga Guntung ini merupakan rangkaian pelatihan serupa yang sebelumnya digelar di Bontang Kuala Kamis (18/4). Menariknya, salah satu peserta, Selvi (35), mengikuti pelatihan ini dengan kondisi berbadan dua. IRT yang bermukim di Guntung ini cukup piawai menjahit meski sedang mengandung 9 bulan.

Katanya, pelatihan ini merupakan pengalaman pertamanya. Dia mengaku belum pernah menjahit sebelumnya, bahkan mengoperasikan mesin jahit, mengukur, hingga menggunting bahan yang akan dijadikan jahitan.

“Karena kondisi saya sedang hamil, jadi kendala yang dihadapi adalah rasa pegal ketika kelamaan duduk. Tapi semua terkikis karena para instruktur membimbingnya cukup sabar dan membuat suasana pelatihan jadi menyenangkan,”tuturnya.

Dia menilai pelatihan menjahit ini sangat relevan dengan kondisi warga sekarang. Menurutnya, banyak warga yang punya kemauan maju, namun tidak memiliki keterampilan dan modal usaha. “Karena itu dengan pelatihan ini dapat memotivasi kami untuk memulai usaha,” tandasnya.

Selain itu, banyak ilmu yang diajarkan tentang teknik menjahit yang sebelumnya tidak diketahuinya. “Saya merasa sangat enjoy karena instrukturnya baik, dapat banyak teman baru, serta dapat banyak ilmu tentang menjahit karena sebelumnya saya belum mengetahui secara dasar tentang semua hal yang terkait dengan menjahit,” tuturnya. (*/ka/*can/*/ma/fr/kor)






Layanan Pelanggan & Pengaduan