Perhatian! Menginformasikan bahwa dalam proses Pengadaan, PT Pupuk Kaltim tidak pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun baik yang mengatasnamakan perusahaan, karyawan, manajemen ataupun direksi
 
Selasa, 06 Agustus 2013 24 Pelajar Berprestasi Dapat Beasiswa dari Pupuk Kaltim Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali beri beasiswa untuk 24 orang pelajar berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Seluruh biaya pendidikan dan biaya hidup ditanggung oleh perusahaan mulai dari awal hingga lulus.
 
Program ini memberi kesempatan kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat di Bontang dan Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mendapat beasiswa penuh dan melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti UGM, ITB, Unair, UI, IPB dan UNPAD.
 
Tahun ini, merupakan angkatan keenam dari realisasi program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan. Setelah melakukan penyaringan dan seleksi yang ketat serta melakukan bimbingan belajar selama enam bulan, dari 118 orang terpilih 24 orang pelajar berprestasi yang berhasil lolos masuk PTN melalui Jalur Undangan, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan berhak menerima beasiswa dari Pupuk Kaltim.
 

NO.

WILAYAH

TAHAP PERSIAPAN

DITERIMA DI PTN

UGM

UNAIR

ITS

IPB

UNPAD

1.

Bontang

45 Orang

9 Orang

3

3

2

1

-

2.

Samarinda

47 Orang

11 Orang

1

5

4

-

1

3.

Sangatta

12 Orang

3 Orang

-

2

-

1

-

4.

Tenggarong

14 Orang

1 Orang

-

-

-

1

-

TOTAL

118 Orang

24 Orang

4

10

6

3

1

 
24 pelajar berprestasi ini dikumpulkan untuk mendengarkan sosialisasi Surat Perjanjian bagi Penerima Beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan. Bertempat di Ruang Mahoni Auditorium Besar Kantor Pusat Pupuk Kaltim pada Jumat (2/8), acara dihadiri oleh Sekretaris Perusahaan (Sekper), Manager Humas, Manager Diklat dan Manajemen Pengetahuan dan Manager PKBL. Turut hadir orang tua dari pelajar penerima beasiswa Pupuk Kaltim Peduli pendidikan.
 
Pada perjanjian yang telah dibuat, penerima beasiswa harus menyelesaikan Strata Satu (S1) maksimal dalam waktu empat tahun enam bulan. Jika lebih dari waktu yang telah ditentukan, biaya pendidikan menjadi tanggungan pribadi. “Diharapkan setelah tamat dari studinya, pelajar penerima beasiswa dapat kembali mengabdi dan membangun Kaltim pada umumnya dan Kota Bontang pada khususnya serta dapat meningkatkan kualitas ekonomi keluarga,” ujar Surya Madya, Sekper Pupuk Kaltim dalam sambutanya.
 
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula alumnus penerima beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan angkatan kedua, yakni Achmad Dainuri dan Mawardah. Achmad Dainuri adalah mahasiswa alumni jurusan Teknik Elektro ITB. Dia lulus dengan IPK 3,83 dengan predikat cumlaude. Sedangkan Mawardah adalah mahasiswa alumni jurusan Farmasi ITB. Dia lulus dengan IPK 3,21 dengan predikat memuaskan.
 
 “Jangan pernah beranggapan mahasiswa dari kota besar lebih pintar,” kata Achmad Dainuri. “Setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi, yang membedakan hanyalah kerja keras, usaha dan doa masing-masing individu,” tegasnya. Dia menambahkan bahwa program ini sangat bermanfaat dan mengena kepada masyarakat. Dengan adanya program ini, siswa berprestasi namun tidak mampu secara ekonomi, dapat mewujudkan impian mereka untuk melanjutkan pendidikan ke PTN.
 
Acara diakhiri dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama antara penerima beasiswa dengan Pupuk Kaltim dan pembagian cindera mata kepada peserta penerima beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan. (nav/hmspkt)






Layanan Pelanggan & Pengaduan