Perhatian! Menginformasikan bahwa dalam proses Pengadaan, PT Pupuk Kaltim tidak pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun baik yang mengatasnamakan perusahaan, karyawan, manajemen ataupun direksi
 
Selasa, 24 Oktober 2017 Pupuk Kaltim Utamakan SNI Dalam Seluruh Produktivitas Perusahaan

Pupuk Kaltim menyadari pentingnya standarisasi mutu dalam seluruh produk yang dihasilkan, termasuk komitmen dalam penerapan SNI di setiap produktivitas Perusahaan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan diraihnya penghargaan SNI Award 2016. Pupuk Kaltim menjadi satu-satunya perusahaan yang meraih peringkat Platinum.

Pada tahun ini, dalam rangka memeriahkan Bulan Mutu Nasional serta mensukseskan rangkaian kegiatan SNI Award 2017, Pupuk Kaltim turut berpartisipasi dalam Indonesia Quality Expo (IQE) 2017. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) pada 24 hingga 26 Oktober 2017 di Hotel Grand Clarion Makassar. Acara diawali dengan Seminar Standarisasi, kemudian Pembukaan Bulan Mutu Nasional oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohammad Nasir yang didampingi oleh Kepala BSN Bambang Prasetya. Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana turut hadir dalam acara pembukaan tersebut.

Menteri Nasir dalam sambutannya menekankan perlunya standarisasi mutu produk. “Untuk menghasilkan barang yang bermutu, perlu dilakukan standarisasi. Produk-produk di daerah juga harus terus dibimbing agar memiliki standar mutu yang baik,” kata Menteri Nasir.

Dalam IQE 2017, Pupuk Kaltim membangun 6 stand dan mempromosikan mengenai profil dan produk-produk Perusahaan, prestasi dan penghargaan yang telah diraih Perusahaan, kegiatan CSR dan CSV serta produk-produk mitra binaan. Keikutsertaan Pupuk Kaltim dalam IQE 2017 merupakan wujud komitmen Perusahaan dalam mendukung rangkain kegiatan SNI Award 2017. Bagya Sugihartana mengungkapkan bahwa keikutsertaan
Pupuk Kaltim dalam IQE 2017 menjadi salah satu upaya stimulasi peningkatan penerapan SNI dan partisipasi aktif Pupuk Kaltim dalam pengembangan dan penggunaan SNI di Indonesia. “Melalui IQE 2017, Pupuk Kaltim sebagai salah satu produsen pupuk di Indonesia ingin membuktikan bahwa kami sangat fokus dalam memastikan terpenuhinya kualitas mutu produk kami berdasarkan standar yang telah ditetapkan,” kata Bagya.

Bagya juga menyarankan agar pelaku usaha yang lain turut berpartisipasi dalam ajang SNI Award 2017 karena SNI Award merupakan tolak ukur pelaku usaha di dalam memastikan produk yang dihasilkan dapat diterima oleh konsumen. “SNI dapat mewujudkan kinerja yang lebih baik, terutama dalam hal kepemimpinan dan manajemen, fokus pada pelanggan, pengembangan sumber daya, pengelolaan atau realisasi produk dan hasil bisnis,” kata Bagya.

Pupuk Kaltim berkomitmen untuk selalu menerapkan SNI dalam setiap produktivitas Perusahaan. Untuk membuktikan komitmen tersebut, pada 2016 Pupuk Kaltim mengikuti ajang peraihan penghargaan SNI Award 2016. Tujuannya adalah untuk menjamin bahwa produk-produk utama dari Pupuk Kaltim seperti Amoniak, Urea dan NPK merupakan produk bermutu baik yang diproduksi oleh proses yang baik, aman, ramah lingkungan dan dikelola dengan sistem manajemen yang baik pula.

Partisipasi aktif dalam ajang SNI Award juga telah dilaksanakan pada 2016. Pupuk Kaltim berhasil menjadi satu-satunya Perusahaan yang meraih peringkat Platinum. Hal ini membuktikan bahwa Pupuk Kaltim turut mendukung kebijakan Pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Dengan diraihnya SNI Award 2016 peringkat Platinum, produk Pupuk Kaltim lebih mudah dipasarkan di pasar nasional maupun internasional. Selain itu, juga dapat memacu teamwork, meningkatakan kinerja, juga memicu adrenalin seluruh karyawan untuk selalu melakukan inovasi dan memaksimalkan program CSR yang bermanfaat bagi masyarakat. (nav)







Layanan Pelanggan & Pengaduan