Jum'at, 30 Agustus 2013 Pupuk Kaltim Tutup Penerimaan Karyawan Hati-Hati Terhadap Penipuan

 Setelah dibuka selama tujuh hari, yakni sejak 22 - 29 Agustus  2013 lalu, PT Pupuk Kaltim menutup pendaftaran kesempatan Kerja di perusahaan urea terbesar di Indonesia itu. Menurut  Manager Humas, HM Eduarsyah, Sy, sebagaimana yang telah diumumkan di sejumlah koran lokal Kaltim, pengumuman kesempatan kerja yang direncanakan untuk merekrut beberapa bidang keahlian, itu sama sekali tak memungut uang pendaftaran. Khusus untuk S1 Teknik Informatika, menurut Eduarsyah, kesempatan dibuka hingga 2 September mendatang.
 
”Dalam penerimaan calon karyawan ini tak ada pungutan apa pun,” tandas Eduarsyah. Ditambahkannya, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, misalnya adanya kemungkinan penipuan dari pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab dan dikatakannya dapat menjamin lulus tes, itu semua, ujar Eduarsyah, bohong belaka.
 
”Perusahaan tak bisa menjamin apa pun, apalagi menjanjikan lulus tes,” ujar dia. Dalam perekrutan, sebagaimana lowongan kerja sebelumnya, tak satu pun yang bisa menjamin lulus tes. Karena semuanya, jelas Eduarsya lagi, dilakukan oleh tim dan dilakukan secara terbuka. Oleh karena itu,  kalau memenuhi persyaratan dan meraih nilai terbaik, tentu saja peserta berkemungkinan lulus tes.
 
Eduarsyah menjelaskan, kenapa ini harus disampaikan, karena akhir-akhir ini ada upaya penipuan yang dilakukan oleh pihak tertentu yang kurang bertanggung jawab. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menghimbau pada semua pihak, khususnya yang ingin mengabdi di PKT, hendaknya jangan mudah percaya begitu saja terhadap adanya info yang kurang jelas.
 
”Apalagi infonya melalui sms atau melalui telepon seluler,” ujar Eduarsyah. Dengan adanya penjelasan ini, ia mengharapkan, jangan sampai ada yang tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia menambahkan, kalaupun ada perekrutan karyawan baru, PKT tidak pernah memungut biaya. Semuanya, tambahnya lagi, dilakukan secara gratis.
 
”Jangan mempercayai begitu saja bila ada pihak tertentu atau oknum yang mengatasnamakan Pupuk Kaltim, apalagi bisa menjamin dapat diterima menjadi karyawan PKT. Jelas itu bohong,” pungkas dia.






Layanan Pelanggan & Pengaduan