Perhatian! Menginformasikan bahwa dalam proses Pengadaan, PT Pupuk Kaltim tidak pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun baik yang mengatasnamakan perusahaan, karyawan, manajemen ataupun direksi
 
Rabu, 21 Desember 2016 Enam Kali Berturut-turut Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Industri Hijau

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali meraih penghargaan Industri Hijau level 5 (tertinggi) pada Selasa (20/16), yang diterima oleh Direktur Produksi Pupuk Kaltim Bagya Sugihartana dan diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang didampingi oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Haris Munandar dan Irjen Kementerian Perindustrian Soerjono di Gedung Kementerian Perindustrian.

Tahun 2016 ini merupakan keenam kalinya Pupuk Kaltim meraih penghargaan Industri Hijau selama berturut-turut sejak tahun 2010. Industri Hijau merupakan salah satu bukti komitmen Pupuk Kaltim dalam menerapkan efisiensi sumber daya dan penerapan proses produksi yang ramah lingkungan. Selain itu, Perusahaan senantiasa berupaya mengelola lingkungan dengan baik dan konsisten sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Airlangga Hartanto dalam sambutannya mengatakan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 menyebutkan perindustrian diselenggarakan dengan tujuan untuk mewujudkan industri yang mandiri, berdaya saing dan maju serta industri hijau. “Industri Hijau adalah industri yang dalam prosesnya mengutamakan upaya efisiensi dan efektifitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan dan mampu bertransformasi menuju industri berbasis inovasi yang tangguh dan berdaya saing tinggi”, ujarnya.

Penganugerahan Industri Hijau tahun ini merupakan penghargaan yang ketujuh dan diikuti oleh 142 perusahaan industri yang terdiri dari 142 perusahaan industri besar, 14 Perusahaan industri menengah dan 1 perusahaan industri kecil. Peserta Industri Hijau terdiri dari berbagai perusahaan industri penghasil komoditi antara lain semen, baja, tekstil, pakaian jadi, crumb rubber, makanan dan minuman, pulp dan kertas, keramik, oleokimia, petrokimia, pupuk, crude palm oil (CPO), crud coconut oil (CCO), pelumas, kosmetik, gula, herbisida, otomotif, furniture dan pesawat terbang. (ad/ris)






Layanan Pelanggan & Pengaduan