SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

Dalam mengembangkan bisnis dan keberlanjutan Perusahaan, Pupuk Kaltim memiliki komitmen untuk melindungi lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati. Pupuk Kaltim telah menerapkan sistem manajemen lingkungan yang telah tersertifikasi ISO 14001:2004 untuk mengurangi dampak negatif aktivitas produksi terhadap lingkungan di sekitar Perusahaan.

Sebagai wujud kepedulian Perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan, pertumbuhan kegiatan Perusahaan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dengan menetapkan kebijakan-kebijakan antara lain:

  1. Lingkungan
  2. Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran dari Air Limbah
  3. Pengurangan Pencemaran Udara
  4. Perlindungan Keanekaragaman Hayati
  5. Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
  6. Reduce, Reuse dan Recycle (3R) Limbah Padat Non Bahan Berbahaya dan Beracun (Non B3)
  7. Corporate Social Responsibility (CSR)
  8. Tanggung Jawab Sosial Terhadap Tenaga Kerja
  9. Standar Industri Hijau

Konsep pengelolaan limbah Pupuk Kaltim adalah 5R (Rethink, Reduce, Reuce, Recycle dan Recovery) untuk mencegah dan mengurangi timbulan limbah. Limbah cair, emisi gas, limbah padat dan limbah B3 dikelola dan dipantau sesuai peraturan perundangan dan standar yang berlaku.

Kebijakan Lingkungankebijakan efisiensi
Kebijakan LingkunganKebijakan Efisiensi Air dan
Penurunan Beban Pencemaran dari Air Limbah

Kebijakan Efisiensi 
Kebijakan Pengurangan Pencemaran UdaraKebijakan Keanekaragaman HayatiKebijakan Standard Industri
Hijau

Kebijakan CSR
Kebijakan Pengurangan & Pemanfaatan Limbah B3Kebijakan 3R Limbah Non B3Kebijakan CSR
 kebijakan  
 Kebijakan Tanggung Jawab Sosial
Terhadap Tenaga Kerja
  



Kepedulian pada Pelestarian Lingkungan

Perusahaan sangat menyadari pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Perusahaan juga senantiasa membangun budaya berwawasan lingkungan dalam upaya menjaga keberlanjutan Perusahaan. Oleh karena itu, sejumlah program telah dilaksanakan untuk mencapai tujuan tersebut.


Taman Penghijauan Wanatirta

Taman Penghijauan Wanatirta Pupuk Kaltim memiliki Taman Penghijauan Wanatirta seluas 315 Ha, lahan yang telah ditanami seluas 265 Ha. Taman Penghijauan Wanatirta bertujuan untuk tujuan melindungi keanekaragaman hayati, menjaga iklim mikro dan sebagai daerah tangkapan air. Jumlah tanaman yang telah ditanaman sejak 2004 hingga 2012 di Taman Penghijauan Wanatirta berjumlah 112.403 pohon yang terdiri dari 121 jenis tumbuhan yang sebagian besar merupakan tanaman khas Kalimantan Timur.


Konservasi Anggrek Hitam

Pupuk Kaltim berinisiatif melakukan penangkaran anggrek hitam yang merupakan maskot flora Kalimantan Timur yang dilindungi oleh PP RI Nomor 7 Tahun 1999 dengan teknik kultur jaringan yang dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Departemen Pengembangan Usaha Bidang Agro. Pupuk Kaltim telah memiliki Izin Usaha Penangkaran dari Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Nomor SK.59/IV-SET/2011. Pupuk Kaltim juga telah memiliki Izin Edar dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nomor SI-2397/BKSDA/1.4/2011 untuk mempopulerkan Anggrek Hitam dan membuka akses bagi masyarakat yang ingin memiliki anggrek hitam secara legal.


Konservasi Mangrove

Pupuk Kaltim berinisiatif mendukung program Pemerintah Kota Bontang untuk merehabilitasi mangrove di wilayah Kedindingan dengan ikut menanam 20.000 bibit mangrove. Penanaman mangrove melibatkan masyarakat di sekitar Pupuk Kaltim. Sebelum dilakukan penanaman mangrove, masyarakat diberikan bimbingan teknis dan pelatihan agar penanaman dan perawatan mangrove berjalan dengan baik.

Pupuk Kaltim juga berupaya untuk menjaga kelestarian mangrove dan biota perairan yang terasosiasi mangrove. Pupuk Kaltim menetapkan Wana Konservasi mangrove seluas 22 Ha di kawasan industri Pupuk Kaltim yang dilengkapi dengan jalan inspeksi dan tiga buah gazebo untuk monitoring mangrove.


Pembuatan dan Peletakan Terumbu Buatan

Program pembuatan dan peletakan terumbu buatan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Sejak 2009 hingga 10 tahun ke depan, Pupuk Kaltim konsisten menurunkan terumbu buatan sebanyak 500 setiap tahun di perairan Tobok Batang. Program ini bersinergi dengan Pemerintah Kota Bontang dalam merehabilitasi ekosistem terumbu karang di laut Bontang. Pupuk Kaltim memberdayakan masyarakat di sekitar Perusahaan dalam pembuatan, peletakan dan pengecekan terumbu buatan.

Sistem Manajemen K3

NEXT PAGE

SNI AWARD
PLATINUM

PROPER
EMAS

INDUSTRI
HIJAU LV.5